Feeds:
Posts
Comments

Archive for August, 2008

Berburu Sunset di Manado Tua

Meski sudah kesekian kalinya ke tempat yang satu ini, Taman Nasional Bunaken tetap saja menawan. Saat perahu menyeberangkan saya dari Pelabuhan Manado menuju Pulau Bunaken, saya teringat tulisan seorang fotografer bawah air, MIchael AW, dalam bukunya “Beneath of North SulaweSea” tentang keindahan alam Sulawesi Utara. Katanya petualangan di bawah laut di Sulawesi Utara masuk dalam daftar pertama yang harus dikunjunginya selain Antartica, Great Barrier Reef di Australia, Malalives, Galapagos, bahkan Fiji . “There are still a great many places to venture on my list but North Sulawesi will always be the top of my list. It is where my hearth remains,” tulisnya.

The pinnacles are covered in entirety with orange, pink, yellow, maroon, red soft corals, sponges, tunicates and sea fans. The colours are simply mind blowing absolutely a surreal experience . “It s like the gardens of Babylon.”

Begitu dia memperkirakan indahnya bawah laut SUlawesi Utara itu. Meski belum pernah mendatangi negara yang tersohor keindahannya itu, tapi dia yakin bahwa taman di ranah Babylon tersebut seperti yang ada kini di laut Sulawesi Utara. Hemmm

Surga laut di Sulawesi Utara ini tersebar di berbagai kawasan. Dari Pulau Bunaken, Manado Tua, Siladen, Nain, yang dikenal sebagai kawasan Taman Nasional Bunaken. Lalu ada Pulau Lembeh, Banka, Biaro, Ruang, Siau, Mahengetang, dan Sangihe. Masing-masing memiliki keunikan sendiri.

Di Pulai Nian, misalnya aa hamparan kebun salad, yaitu karang laut berbentuk lettuce (lettuce path). Melaju ke ke Pulau Banka ada terumbu karang menyerupai seperangkat perhiasan dengan warna warni cantik.. Aiihh.. (more…)

Advertisements

Read Full Post »