Feeds:
Posts
Comments

Archive for March, 2008

F1

Ah, bosan, ngapain nonton sliweran mobil? Apa asyiknya? Mendingan cari anggrek di hutan Irian. Begitu otak saya ‘protes’ ketika pertama kali dapat tugas nonton F1 di Sepang Malaysia. Siapa sih Kimi, Hamilton, Massa, ALonso? Ahh, paling para lelaki yang taunya cuma mesin mobil, wangi, glamour. Tak menarik..

PEndapat itu semua bubar saat saya sudah duduk di kursi penonton dan Kimi sang pemenang menarik tutup botol Champaigne kemenangan.

Atmosfir nya sungguh luar biasa, sangat beda ketika kita melihatnya melalui televisi. Adrenalin yang naik turun saat jagoan kita melorot posisinya di lintasan gara-gara kelamaan ganti ban di pit stop, dan riuh tepuk tangan saat mobilnya melintas di depan kita.. waahhhhhhhh seru!! (mirip serunya saat menyeberangi sungai yang banyak buayanya)

BErbagai seru lainnya juga terpotret jelas di sini. Para penggila Ferrari misalnya, semua berkostum merah sampai ikat kepalanya. Dan mereka tak malu-malu mengekspresikan kemenangan juaranya dengan berbagai aksi, termasuk jadi model foto dengan berbgai pose. Bahkan demi menyaksikan kemenangan itu, sang bayi pun ikut dibawa nonton serta diberi kostum merah pula. Busyet… Untung saja Kimi tak menyia-nyiakan pengorbanan pengagumnya itu dengan berhasil naik podium di no 1.

Di belakang tempat duduk saya, rupanya ada sekelompok pengagum FErnando ALonso dari tim Renault. Meski tim-nya ini tak maju ke podium, mereka tetap menggaungkan nama si pembawa mesin.. ALooooonssooo…Aloooonnnssooo…. Wuihh…

Saya pun geli, saat teman (more…)

Advertisements

Read Full Post »

Halmahera

Laut, itulah yang ada dalam benak saya jika terucap kata Indonesia Timur. Gulungan ombaknya, ikan-ikannya, dan daerahnya yang pasti tak sesejuk udara Bandung kota kelahiran saya.

tarsius“Datanglah ke Ambon, nanti Om bawa kamu keliling bandaranaira, cari ikan-ikan karang warna warni di pantainya, terus nanti kita bakar ikan cakalang yang besar,” ujar salah seorang adik ibu yang tinggal di Ambon. Ucapan itu selalu terngiang , tak sadar, sayapun diam-diam menyimpan obsesi untuk datang ke sana. Diam-diam saya pun mencintai laut, meski takut ombaknya. Diam-diam saya pun menyukai ikan bakar, meski sate tetap jadi favorit. Diam-diam saya pun selalu mencari ikan kecil warna warni itu jika main ke pantai.

Tapi, sepertinya belum afdol jika belum ke tempat yang diceritakan Om saya itu, Indonesia Timur.

Beberapa kesempatan berkunjung ke daerah timur, saya hanya sempat ke kawasan Irian, (more…)

Read Full Post »